Aktualkini.com – Membuat animasi seperti Dhot Design apakah bisa menggunakan AI? Jawabannya bisa, asalkan kreator memahami alur kerja dan memanfaatkan perangkat kecerdasan buatan (AI) secara tepat.
Menurut data Social Blade, kanal YouTube Dhot Design sudah memiliki sekitar 22,8 juta pelanggan dengan total tayangan lebih dari 5,4 miliar kali.
Dengan kesuksesan kanal Youtube tersebut membuat para tangan kreatif animasi berlomba-lomba untuk membuat animasi seperti Dhot Design.
Tapi bagi pemula rasanya mustahil membuat animasi sendiri, maka dari itu membuat animasi menggunakan AI adalah jawabannya.
Cara Membuat Animasi Seperti Dhot Design menggunakan AI
1. Susun Cerita dan Prompt
Menurut ulasan VIVATechno, proses pembuatan animasi 3D dengan AI dimulai dari penyusunan ide cerita dan prompt adegan dengan bantuan ChatGPT atau Calude.
Pakar kreatif menyarankan kreator menulis adegan seperti daftar bidikan mini meliputi siapa tokohnya, di mana lokasinya, apa yang terjadi, dan bagaimana kamera bergerak.
Dreamina menyebut hasil yang kuat biasanya berawal dari ringkasan kreatif yang pendek dan konkret, bukan kalimat yang longgar.
2. Kunci Karakter Agar Konsisten
Persoalan klasik animasi AI ialah wajah tokoh yang berubah-ubah antar adegan.
Tutorial yang sama menjelaskan bahwa karakter 3D dibuat lewat dataset di Designs Ai, lalu dilatih secara khusus agar tampilannya konsisten.
Bagi pemula, trik sederhananya adalah menyimpan satu deskripsi tokoh yang baku, lengkap dengan warna pakaian, bentuk rambut, dan gaya, lalu menempelkannya di setiap prompt.
3. Hasilkan Gambar Adegan
Setelah tokoh mantap, kreator menghasilkan gambar tiap adegan sesuai naskah.
Latar tempat, pencahayaan, dan sudut pandang sebaiknya ditulis eksplisit.
Satu adegan boleh dicoba berulang kali sampai komposisinya pas, karena iterasi kecil biasanya lebih efektif ketimbang mengulang dari nol.
4. Ubah Gambar Jadi Video
Di sinilah gambar diam mulai bergerak. Layanan seperti Picsart menyebut platformnya saat ini didukung model Runway Gen-4 Turbo dan Luma Ray untuk mengubah gambar menjadi animasi.
Sementara itu, Dreamina menawarkan fitur interpolasi bingkai yang menambah frame di antara frame yang sudah ada sehingga gerakan tampak lebih mulus.
5. Rapikan dengan Suara dan Penyuntingan
Gerakan yang halus belum cukup. Tambahkan narasi, musik latar, serta efek suara, lalu susun potongan klip di aplikasi penyunting favorit. Tahap akhir ini yang kerap membedakan karya amatir dari karya yang terasa utuh.
Untuk animasi 2D berbasis vektor, kreator juga dapat melirik pendekatan lain. LottieFiles, misalnya, pada 16 September 2026 menerbitkan panduan membuat dan menyempurnakan animasi dengan AI lewat Lottie Creator WebMCP.
Catatan Penting bagi Kreator
Sebuah blog studio 3D mengingatkan bahwa hasil AI memang bisa tampak memukau, tetapi tidak selalu menangkap sentuhan personal yang lebih dalam.
Karena itu, cerita, humor, dan sudut pandang tetap harus datang dari manusia. Kreator juga disarankan memeriksa ketentuan lisensi tiap perangkat sebelum karya dimonetisasi, serta menghindari meniru karakter atau karya orang lain secara mentah.
Dengan kombinasi ide yang tajam, prompt yang rapi, dan kesabaran menyunting, animasi seperti Dhot Design bukan lagi mustahil untuk dibuat. ***
