Aktualkini.com – Para pendukung Skuad Garuda harus menelan kabar pahit. Timnas Indonesia dipastikan tidak menjalani pertandingan selama periode FIFA Matchday November 2026, dan hanya menggelar pemusatan latihan di Bali.
Jadwal Timnas Indonesia FIFA Matchday November 2026 semula memuat laga tandang melawan Yordania. Pertandingan itu direncanakan berlangsung pada 13 November di Amman International Stadium.
Periode jeda internasional sendiri berlangsung pada 9 hingga 17 November 2026 menurut kalender resmi FIFA.
Rencana tersebut runtuh karena eskalasi di kawasan Timur Tengah. Situasi geopolitik yang memanas membuat laga uji coba di Yordania urung digelar.
Soal siapa yang mengambil keputusan, PSSI disebut mengajukan pembatalan kepada federasi sepak bola Yordania. Dari pihak tuan rumah, asosiasi Yordania mengumumkan lewat pernyataan resmi bahwa laga persahabatan itu dibatalkan.
Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, membeberkan bahwa sejumlah pemain merasa tidak nyaman terbang ke Yordania. Staf kepelatihan lalu membuka komunikasi ulang dengan para pemain sebelum jalan keluar dicari.
Federasi sempat menyiapkan rencana cadangan yang cukup rumit. Menurut penuturan Ridho, skuad akan terbang ke Siprus, singgah sekitar 24 jam di Yordania, lalu kembali ke Siprus untuk menghadapi Kuwait.
Rencana itu mentok di tengah jalan. Solusi yang ditawarkan PSSI ditolak, terutama oleh Kuwait. Kuwait kemudian mengumumkan dua uji coba melawan Suriah dan Honduras.
Sementara itu, Yordania tetap sibuk. Laga mereka melawan Australia pada 17 November di Amman tidak terpengaruh oleh pembatalan ini.
Pelatih kepala John Herdman memilih jalan tengah. Menurut laporan, ia memanfaatkan periode ini untuk pemusatan latihan tujuh hari di Bali, dengan penekanan pada kedalaman skuad dan kelanjutan persiapan menuju kualifikasi Piala Dunia.
Timnas Indonesia baru saja naik ke peringkat 116 FIFA setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, dan tanpa pertandingan, peluang menambah poin ranking praktis tertutup.
Peringkat FIFA Garuda berpotensi ikut terdampak. Kondisi ini juga mengingatkan pada tahun lalu, ketika Indonesia tak bermain di FIFA Matchday November 2025 karena PSSI belum punya pelatih kepala setelah memecat Patrick Kluivert.
Secara teori, kalender FIFA masih terbuka hingga 17 November. Namun sampai artikel ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari PSSI mengenai lawan pengganti.
Dengan waktu yang menyempit dan logistik lintas negara yang tidak sederhana, kemungkinan itu terlihat tipis.
Bagi Herdman, hikmahnya ada pada ruang kerja. Tanpa tekanan hasil pertandingan, ia bisa mengamati pemain muda, menguji kombinasi lini tengah, dan merapikan pola permainan.***
